TINJAUAN PUSTAKA
A. Multimedia.
Rangkaian unsur-unsur multimedia dapat diintegrasikan melalui power point seperti yang digambarkan sebagai berikut.
DAFTAR PUSTAKA
ANANG RUSTAMAN
Secara etimologis
multimedia berasal dari kata “multi” (Bahasa Latin, nouns yang berarti banyak, bermacam-macam), dan “medium” (Bahasa
Latin yang berarti sesuatu yang dipakai untuk menyampaikan atau membawa sesuatu.
Kata medium menurut Hornby (2000) berarti a
way of communicating information, etc. to people: the medium of radio/
television, electronic/ audiovisual media. Jadi subyek multimedia adalah
informasi yang bisa dipresentasikan kepada manusia. Secara sederhana presentasi
informasi itu sering dikategorikan sebagai ilmu pengetahuan (Ariani dan
Haryanto, 2010).
Definisi multimedia menurut Wahono ( 2010:11) adalah perpaduan antara teks, grafik, sound, animasi, dan
video untuk menyampaikan pesan kepada public. Hofstetter dkk, mengemukakan multimedia dalam konteks komputer adalah
pemanfaatan komputer untuk membuat dan menggabungkan teks, grafik, audio,
video, dengan menggunakan alat yang memungkinkan pemakai berinteraksi,
berkreasi, dan berkomunikasi.
Dari definisi-definisi multimedia tersebut dapat
disimpulkan bahwa multimedia adalah gabungan dua media atau lebih, yaitu teks,
audio, grafik, dan video untuk memudahkan penyampaian pesan dengan menggunakan
komputer.
Pemanfaatan multimedia
sangatlah banyak, diantaranya untuk media pembelajaran.
B. Fungsi dan Manfaat Multimedia
a. Fungsi Multimedia
B. Fungsi dan Manfaat Multimedia
a. Fungsi Multimedia
- Fungsi-fungsi multimedia pembelajaran adalah sebagai berikut:
1) Mampu
merespon pengguna secepatnya dan sesering mungkin.
2) Mampu
memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengontrol laju kecepatan belajarnya
sendiri.
3) Memperhatikan
bahwa siswa mengikuti suatu urutan yang koheren dan terkendalikan.
4) Mampu
memberikan kesempatan atas partisipasi dari pengguna dalam bentuk respon, baik
berupa jawaban, pemilihan, keputusan, percobaan, dan lain-lain.
Fungsi-fungsi
tersebut didasari oleh karakteristik multimedia pembelajaran sebagai berikut:
1) Memiliki
lebih dari satu media yang konvergen, misalnya menggabungkan unsur audio dan visual.
2) Bersifat
interaktif, dalam pengertian memiliki kemampuan untuk mengakomodasi respon
pengguna.
3) Bersifat
mandiri, dalam pengertian memberikan kemudahan dan kelengkapan isi sedemikian
rupa sehingga pengguna dapat menggunakan tanpa bimbingan orang lain.
Disamping itu, terdapat juga kriteria
penilaian multimedia interaktif. Kriteria penilaian yang pertama adalah
kemudahan navigasi. Sebuah program harus dirancang sesederhana mungkin sehingga
pembelajar tidak perlu belajar computer lebih dahulu. Kriteria yang kedua
adalah kandungan kognisi. Keriteria yang lainnya adalah pengetahuan dan
presentasi informasi. Kriteria ini untuk menilai isi daru program itu sendiri,
apakah program telah memenuhi kebutuhan si pembelajar atau belum. Kriteria
keempat adalah integrasi media dimana media harus mengintegrasikan aspek dan keterampilan yanag harus
dipelajari.
b. Manfaat Multimedia
b. Manfaat Multimedia
Secara umum, manfaat yang diperoleh
adalah proses pembelajaran multimedia jelas lebih menarik lebih interaktif,
jumlah waktu mengajar dapat dikurangi, kualitas belajar siswa lebih termotivasi
dan terdongkrak dan proses pembelajaran dapat dilakukan dimana dan kapan saja
(sangat fleksibel), serta sikap dan perhatian belajar siswa dapat ditingkatkan
dan dipusatkan.
Manfaat
diatas akan mudah direalisasikan mengingat terdapat keunggulan dari metode
multimedia pembelajaran, yaitu:
1. Memperbesar
benda yang sangat kecil dan tidak tampak oleh mata kita, seperti kuman,
bakteri, electron, dan lainnya.
2. Memperkecil
benda yang sangat besar yang tidak mungkin dihadirkan ke sekolah, seperti
gajah, rumah, gunung, dan lain-lain.
3. Menyajikan
benda atau peristiwa kompleks, rumit, dan berlangsung cepat atau lambat,
seperti system tubuh manusia, bekerja nya sebuah mesin, beredarnya planet Mars,
berkembangnya bunga, dan masih banyak lagi.
4. Menyajikan
benda atau peristiwa yang jauh, seperti bulan, bintang, salju, dan lain-lain.
5. Menyajikan
benda atau peristiwa yang berbahaya, seperti letusan gunung berapi, harimau,
racun, dan lain-lain.
C. Multimedia PresentasiPower Point
Dewasa
ini dalam setiap kegiatan presentasi seperti seminar, penyampaian produk,
rapat, lokakarya bahkan pembelajaran dalam kelas sekalipun menggunakan software komputer yang sangat praktis yaitu
media Power Point. Power Point merupakan
Program Aplikasi yang dirancang khusus untuk membuat slide presentasi Susilana dan Riyana (2009) menambahkan bahwa
dengan menggunakan Power Point, kita
dapat membuat presentasi secara profesional dan jika perlu presentasi kita
dapat ditempatkan di server web sebagai
halaman web untuk diakses sebagai
bahan pembelajaran atau informasi lainnya.
Lebih lanjut Susilana dan Riyana
(2009) mengemukakakn dilihat dari kaidah pembelajaran, meningkatkan kadar hasil
belajar yang tinggi, sangat ditunjang oleh media pembelajaran. Melalui media
potensi indera oeserta didik dapat diakomodasi sehingga kadar hasil belajar
akan meningkat.
Salah satu aspek media yang
diunggulkan dan mampu meningkatkan hasil belajar adalah multimedia, gabungan
dari berbagai unsur media seperti teks, gambar, animasi, dan video. Kelebihan
multimedia diantaranya dijelaskan sebagai berikut:
1. Berdasarkan
hasil penelitian tentang pemanfaatan multimedia, informasi / materi pengajaran
melalui teks dapat diingat dengan baik jika disertai gambar. Hal ini dapat
dijelaskan dengan dual coding theory. Menurut
teori ini system kognitif manusia dapat dibagi menjadi dua sub system: system verbal dan system
gambar (visual). Jadi dengan
adanya gambar dalam teks dapat meningkatkan memori oleh adanya dual coding dalam memori (Pavio, dalam
Susilana dan Riyana, 2009).
2. Menurut
Reiber (dalam Susilana dan Riyana, 2009) menjelaskan bahwa bagian penting lain
dari multimedia adalah animasi. Animasi dapat digunakan untuk menarik perhatian
peserta didik jika dipergunakan secara tepat. Animasi dapat membantu proses
pembelajaran jika peserta didik hanya akan dapat melakukan proses kognitif saja
jika dibanwtu dengan animasi, sedangkan tanpa animasi proses kognitif tidak
dapat dilakukan.
3. Menurut
teori Quantum Learning peserta didik
dapat memiliki modalitas belajar berbeda dengan dibedakkan menjadi tiga tipe:
visual, auditif, dan kinestik. Keberagaman modalitas belajar ini dapat diatasi
dengan menggunakan perangkat media sengan system multimedia, sebab
masing-masing peserta didik yang berbeda dapat diwakili oleh multimedia.
Rangkaian unsur-unsur multimedia dapat diintegrasikan melalui power point seperti yang digambarkan sebagai berikut.
D.
Compact
Disk (CD) Interaktif
CD interaktif dapat digunakan pada pembelajaran
di sekolah sebab cukup efektif meningkatkan hasil belajar siswa terutama computer.
Terdapat dua istilah dalam perkembangan CD Interaktif
ini yaitu Computer Based Instructuion
(CBI) dan Computer Assisted Instructuion (CAI). Sifat media ini selain
interaktif juga bersifat multimedia terdapat unsur- unsur media secara lengkap
yang meliputi sound, animasi, video, teks, dan grafis.
Beberapa model multimedia interaktif di antaranya :
ü Model Drill
ü Model Tutorial
ü Model Simulasi
ü Model Games
DAFTAR PUSTAKA
Ariani, Niken dan
Haryanto, Dany. (2010). Pembelajaran
Multimedia di Sekolah.
Jakarta: Prestasi Pustaka Publisher
Hornby, AS. (2000). Oxford
Advanced Learner’s Dictionary, Sixth
Edition. Oxford.
Oxford University Press.
Susilana, Rudi dan Riyana, Cepi (2009). Media pembelajaran : Hakekat,
Pengembangan , Pemanfaatan, dan Penilaian. Bandung: CV Wacana Prima
Suarna, Nana. (2008), Pedoman Panduan Praktikum MikrosoftPower Point 2007.
Bandung: CV Yrama Widya.
Sudjana, Nana. (2005). Media Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algesindo
Pengembangan
Suarna, Nana. (2008), Pedoman Panduan Praktikum MikrosoftPower Point 2007.
Bandung: CV Yrama Widya.
Sudjana, Nana. (2005). Media Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algesindo
ANANG RUSTAMAN
anangrustaman.blogspot.com
posting 6
anangrustaman18.gmail.com

Posting Komentar